Berita

Vaksinasi massal Binda Bengkulu/Ist

Kesehatan

Kolaborasi dengan Dinkes, Binda Bengkulu Sasar Wilayah Rendah Capaian Vaksinasi

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 16:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bengkulu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar vaksinasi massal dan door to door dengan sasaran utama masyarakat Lanjut Usia (Lansia).

Korwil 3 Binda Bengkulu, Kombes Edi Bastari mengatakan, kegiatan vaksinasi massal kali ini dipusatkan di Kantor Camat Binduriang dan Pasar Desa Kampung Jeruk serta secara door to door di sekitar kantor Camat Binduriang.

“Vaksinasi kali ini sengaja dilaksanakan di wilayah capaian vaksinasi yang masih rendah, yaitu wilayah Kecamatan Binduriang. Hal ini dilakukan untuk mendorong capaian vaksinasi di Provinsi Bengkulu, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong,” kata Edi Bastari dalam keterangannya, Rabu (15/12).


Edi menjelaskan, vaksinasi door to door ini dilaksanakan untuk membantu warga dan lansia yang belum sempat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

“Vaksinasi kita lakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga. Terutama warga dengan kategori lansia yang selama ini belum sempat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong, Syahfawi, pun menyambut baik program vaksinasi yang digelar Binda Bengkulu.

“Sangat menyambut baik adanya vaksinasi dari Binda Bengkulu. Semoga bisa meningkatkan capaian vaksinasi di Rejang Bolong,” tuturnya.

Selain vaksinasi, Binda Bengkulu juga memberikan bantuan sembako sebanyak 800 paket kepada warga yang divaksin. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang telah mendukung dan mensukseskan program vaksinasi.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya