Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Fantastis, Bawaslu Jatim Ajukan Rp 900 Miliar untuk Pilgub Jatim 2024

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 02:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengusulkan anggaran untuk perhelatan pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2024 memdatang sebesar RP 900 miliar.

Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi mengatakan, Bawaslu sudah merancang anggaran yang akan dibutuhkan mulai tahapan pilkada Pilgub Jatim 2024 sampai selesai sebesar Rp 900 miliar.

Ia mengakui, anggaran yang ia ajukan mengalami kenaikan dibandingkan dengan Pilgub 2018 silam. Meski demikian, ada kemungkinan jumlah itu menyusut setelah nantinya akan ada pembagian beban anggaran dengan kabupaten/kota.


"Bisa jadi akan alami penurunan setelah kita nanti melakukan sharing dengan Kota Kabupaten di Jatim mengingat 2024 nanti pelaksanaan Pilkada serentak," ujar Aang seperit diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (14/12).

Aang berharap, apabila nantinya beban anggaran Pilgub dibagi dengan Kabupaten/kota harus secara detail dihitung. Ia tidak ingin pembagian beban anggaran itu justru memunculkan ada perbedaan.

"Misal dana untuk pelaksana lapangan pawascam dan pengawas TPS. Sebab bila ini dicover Kota Kabupaten, maka harus sama semua tidak sesuai kondisi kekuatan daerah. Sebab bila ini terjadi maka akan menimbulkan kegaduhan. Sebab honor mereka berda beda. Ini yang tidak kita inginkan," ungkapnya.

Selain itu kata Aan, Bawaslu Jatim juga berharap yang bisa ditanggung Bawaslu Provinsi nantinya, terkait pengembangan program partisipatif dengan memaksimalkan program kecanggihan informasi tekhnologi.

Tujuannya, untuk memaksimalkan pengawasan partisipatif yabgvdilakukan oleh masyarakat.

"Misalnya masyarakat setidaknya sudah aplikasi untuk melaporkan pelanggaran pemilu yang dilakukan selama proses pilkada nantinya langsung ke Bawaslu. Menyampaikan apa pelangagrannya, bukti bukti foto. Sehingga Bawaslu bisa segera menindaklanjuti," pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Hadi Dediyansah mengakui bahwa Bawaslu Jatim mengajukan anggaran sekitar Rp 900 miliar. Tapi, besaran anggaran tersebut belum dibagi dengan APBD di kabupaten/kota untuk pembiayaan Ad Hoc dan sebagainya.

"Mana yang dicover oleh Bawaslu kabupaten/kota melalui APBD kabupaten/kota. Dan, mana yang harus diurus oleh Bawaslu Provinsi kaitannya dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur," ucapnya.

Maka dari itu, pria yang akrab disapa Cak Dedi mengatakan, anggaran yang diajukan Bawaslu Jatim Rp 900 miliar tersebut, dimungkinkan besarannya bisa turun.

"Tentu apabila honor Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dicover oleh kabupaten/kota," ucapnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya