Berita

Sekretaris Negara Negara Uni Rusia-Belarus Dmitry Mezentsev/Net

Dunia

Diplomat: Sanksi UE kepada Rusia dan Belarusia Tidak Membawa Keuntungan Apa Pun, Jadi Mending Ambil Langkah Dialog

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 17:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia menyarankan agar Uni Eropa mengedepankan dialog dalam urusannya terkait Belarusia dan Rusia, ketimbang memberikan sanksi yang tidak membawa manfaat apa pun bagi blok itu.  

Sekretaris Negara Negara Kesatuan Rusia dan Belarusia Dmitry Mezentsev, mengatakan perlu bagi Brussels untuk mendengarkan Moskow dan Minsk agar tercapai dialog yang baik bagi semua pihak.

Mezentsev menekankan bahwa Sanksi yang dikenakan pada Rusia dan Belarusia didasarkan pada penilaian yang tidak adil.


"Mereka bertindak dengan mengabaikan kedaulatan kami dan tanpa menyertakan pendapat rakyat Belarusia dan Rusia.
Belarus akan memberikan tanggapan yang tepat terhadap sanksi," kata Mezentsev seperti dikutip dari TASS.

Menurut Mezentsev, Barat meningkatkan sanksi karena Moskow dan Minsk tidak mau berhenti melindungi kepentingan nasional mereka.

"sekali lagi, secara global, sanksi tidak menguntungkan mereka yang inisiasi mereka," tegasnya.

Belarusia masih terus menghadapi tekanan dari Uni Eropa terkait imigran ilegal.

Serbuan migran di perbatasan Belarusia menjadikan negara itu bulan-bulanan kecaman barat dan UE.

Negara-negara Uni Eropa mengklaim bahwa Minsk sengaja meningkatkan krisis sebagai balas dendam atas sanksi yang diberikan UE.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, pada gilirannya, menyalahkan situasi di negara-negara Barat yang tindakannya memaksa orang untuk meninggalkan tanah air mereka yang dilanda perang.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya