Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Agar Raup Banyak Suara di 2024, PAN Harus Bersahabat Dulu dengan Pemerintah

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) disarankan untuk langsung menerima tawaran masuk Kabinet Indonesia Maju ketika disodori Presiden Joko Widodo. Sebab, hal ini akan membuka pintu bagi PAN untuk meraih tambahan suara pada Pemilu 2024 mendatang.

"Kalau PAN ditawari masuk kabinet, ya masuklah. Jadi, harus dimanfaatkan peluang itu,” ucap pengamat politik, Hendri Satrio, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/12).

Penggagas Lembaga Survei KedaiKOPI ini menambahkan, PAN harus mendekati pemerintah agar mendapatkan banyak suara pada 2024 mendatang.


"Teorinya simpel saja buat PAN itu, bersahabat dengan pemerintahan dulu lah untuk menuju 2024,” jelasnya.

Secara pribadi, Hensat meragukan kalau Rabu pahing, 22 Desember 2021, menjadi momentum Presiden Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet. Momen bagi PAN untuk masuk ke dalam kabinet.

"Tapi saya enggak yakin juga itu 22 (Desember) bakal reshuffle. Bisa jadi tahun baru kali lah. Kita doakan yang terbaik untuk reshufflenya Pak Jokowi,” tutup Hensat.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya