Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Nusantara

Begini Ancaman Luhut Bagi Pelanggar Karantina

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 22:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengancam WNA dan WNI yang datang dari luar negeri yang tidak mau mematuhi peraturan karantina 10 hari akan diberi sanksi.

Hal itu ditegaskan Luhut dalam jumpat media secara virtual membahas perkembang terkini pandemi Covid-19 bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (13/12).

“Saya mohon juga media menyosialisasikan juga masyarakat kita. Nanti, jangan dateng dia kena apa namanya karantina 10 hari ngomel-ngomel. Dia harus 10 hari karantina itu sudah kita pastikan, orang yang dapat libur ke luar kita akan pastikan dia akan karantina 10 hari kita enggak mau dicederai dicemari oleh Covid-19 yang lain gara-gara kita enggak disiplin,” tegas Luhut.


Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menegaskan, jika ada WNA maupun WNI yang kabur dari masa karantinanya maka akan diancam oleh pemerintah dimasukkan ke dalam karantina terpusat.

"Kemaren ada upaya-upaya melarikan itu kita akan langsung ceburin aja masuk ke dalam karantina terpusat. Kalau tidak mau di hotel ya kita bikin karantina yang lain yang betul-betul pastikan itu aman,” ucapnya.

Luhut geram dengan adanya masyarakat yang masih bandel tidak mengikuti peraturan pemerintah terkait karantina 10 hari yang baru datang dari luar neger.

"Jadi kita tidak mau mengorbankan apa yang sudah lelah capek pengorbanan besar selama beberapa bulan ini rusak karena kita tidka disiplin jadi semua harus disiplin bisa menahan diri dulu. Untuk normal kita masih butuh waktu,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya