Berita

Ketua DPD PKS Kabupaten Karawang, Budiwanto/RMOLJabar

Politik

Dukung Pernyataan Ketua KPK, PKS Karawang juga Ingin Presidential Threshold Dihapus

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keinginan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, yang mendorong terciptanya demokrasi yang sehat sangat kuat terus mendapat dukungan. Firli mengusulkan pemilihan presiden maupun kepala daerah bebas dari biaya politik.

Lebih jauh lagi, Firli ingin presidential threshold yang selama ini jadi syarat untuk maju dalam pemilihan presiden dihapuskan. Sehingga figur-figur pemimpin yang potensial bisa lebih mudah untuk mencalonkan diri.

Keinginan Ketua KPK itu dapat dukungan dari Ketua DPD PKS Kabupaten Karawang, Budiwanto.


“Secara prinsip kami sangat setuju,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Senin (13/12).

Dukungan Budiwanto bukan tanpa alasan. Ia menilai presidential threshold (PT) 20 persen bertentangan dengan esensi demokrasi.

"Kita ketahui, dalam alam demokrasi semua warga negara memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon presiden," terangnya.

Selain itu, PT 20 persen membuat hak figur-figur potensial mencalonkan diri semakin mengecil, bahkan sirna. Kesempatan mereka, ujar dia, terganjal syarat tertentu yang ditetapkan oleh aturan.

“Sehingga ruang hadirnya putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi pemimpin semakin kecil. Padahal, ini negara besar dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas. Dibutuhkan orang-orang terbaik menjadi presiden dan itu hanya dapat dilakukan jika PT 20 persen tidak menjadi syarat (dihapus)," tuturnya.

Dalam pandangan Budiwanto, partai politik seharusnya menjadi rahim bagi para pemimpin bangsa. PT 20 persen, lanjut Budiwanto, membuat pintu-pintu tempat lahirnya pemimpin bangsa dikebiri. Akibatnya, terjadi krisis kepemimpin bangsa seperti saat ini.

Ditegaskan Budiwanto, PT 20 persen terbukti membuat bangsa ini terbelah.

"Belajar dari dua kali Pemilu yang hanya ada dua capres, maka ke depan hal ini tak boleh lagi terjadi. Sebab terjadi pembelahan di masyarakat dan residu atau sisa-sisanya masih terasa hingga saat ini," ujarnya.

Menurut Budiwanto, demokrasi di tanah air akan terjaga dan pemimpin terbaik akan lahir jika aturan presidential threshold dihapus.

"Jika kita ingin demokrasi berjalan optimal, melahirkan pemimpin terbaik dan tidak menyebabkan terjadinya pembelahan di masyarakat, maka tak perlu ada PT 20 persen," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya