Berita

Vaksinasi Binda Papua Barat/Ist

Kesehatan

Antusias Ikuti Vaksinasi Binda Papua Barat untuk Cegah Omicron, Warga: Kami Sudah Divaksin, Ko Kapan?

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Papua Barat terus menggencarkan vaksinasi massa sekalipun kasus Covid-19 di wilayah itu sudah relatif menurun. Massifnya vaksinasi ini adalah guna mencegah masuknya varian baru Omicron ke Bumi Cenderawasih.

Kaposda BIN Manokwari Selatan, Harry Azhar mengatakan, berdasarkan informasi WHO, varian baru Omicron lebih mudah menginfeksi. Sehingga, diperlukan langkah pencegahan dari sebaran varian Omicron sedini mungkin.

“Binda Papua Barat terus menggencarkan vaksinasi massal. Agar lebih optimal kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat,” kata Harry Azhar dalam keterangannya, Senin (13/12).


Harry Azhar melanjutkan, dengan adanya percepatan vaksinasi bagi masyarakat, dinilai bisa meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. Sehingga, masyarakat pada semua kelompok usia tidak lagi rentan terpapar Covid-19.

“Vaksinasi massal telah dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Manokwari Selatan. Ayo terus sukseskan vaksinasi untuk Papua Barat Sehat, Manokwari Selatan kuat,” ujarnya.

Harapan Azhar pun tampaknya terjawab langsung melalui antusiasme peserta vaksin yang sangat terlihat dalam kegiatan ini. Salah satunya siswi SMAK Villanova Kabupaten Manokwari, Cindy, yang mengaku senang mendapatkan vaksinasi dari BIN.

“Terima kasih Bapak Presiden Jokowi, Bapak Kepala BIN Budi Gunawan. Kami sudah divaksin dan kami rindu sekolah. Kami sudah divaksin, ko kapan?” katanya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya