Berita

Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Survei Indopol: Popularitas Prabowo Tertinggi, Diikuti Anies dan Ganjar

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 | 22:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kembali menjadi tokoh yang memiliki popularitas tertinggi dalam hasil survei nasional.

Survei kali ini dilakukan oleh Lembaga Suvei Indopol bertajuk "Kinerja Pemerintah dan Dinamika Politik Elektoral Menjelang Pemilu 2024" dengan melibatkan 1.230 responden yang dilakukan pengambilan sampel pada 19-27 November 2021.

Dalam survei ini, menampilkan bahwa sosok Prabowo berada diurutan pertama terkait dinamika elektabilitas calon presiden 2024 dengan pertanyaan semi terbuka terhadap 23 nama yang disodorkan. Hasilnya, Prabowo berada diurutan pertama dengan angka 17,24 persen.


"Dalam pertanyaan semi terbuka, 23 nama yang disodorkan ke publik, Prabowo Subianto memiliki popularitas tertinggi dan sudah hampir maksimal (91,3 persen) dengan tingkat kedisukaan publik sebesar 72,28 persen dan akan dipilih sebesar 17,24 persen," ujar Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistyanto dalam rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (12/12).

Sedangkan pada urutan kedua yaitu, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo dengan angka 17,15 persen dan urutan ketiga yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan angka 13,58 persen.

"Sementara yang menarik adalah di posisi kedua yakni Ganjar Pranowo meskipun popularitas masih sebesar 74,07 persen dengan tingkat kedisukaan yang efektif sebesar 62,03 persen dan keterpilihan hampir sama dengan Prabowo yakni sebesar 17,15 persen," kata Ratno.

Selanjutnya pada posisi keempat yaitu, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka 5,37 persen. Dan kelima yakni, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dengan angka 5,28 persen.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya