Berita

Para ulama mendeklarasikan KH Marzuki Mustamar sebagai Caketum PBNU/Ist

Politik

Panaskan Peta Persaingan, Ulama Gawagis Deklarasikan Dukungan KH Marzuki Caketum PBNU

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 | 00:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Puluhan ulama yang tergabung dalam Gawagis melakukan deklarasi mendukung KH Marzuki Mustamar untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Caketum PBNU). Acara deklarasi ini berlangsung di Pondok Pesantren Metal Moeslim Al Hidayat di Desa Rejoso Lor, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/12).

Pengasuh Pondok Pesantren Metal Moeslim Al Hidayat yang sekaligus koordinator acara, KH Nurkholis Almaulani mengatakan, deklarasi dilakukan karena dukungan terhadap KH Marzuki Mustamar mendapat seperempat suara dari total pengurus NU di seluruh Indonesia.

"Karena disurvei itu, KH Marzuki Mustamar dapat suara 25 persen dibanding 10 nama calon ketua PBNU yang lain, " ujarnya dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOL Jatim.


Menurutnya, dukungan terhadap ulama yang saat ini menjabat sebagai Ketua PWNU Jatim itu tidak hanya berasal dari Pasuruan saja, melainkan dari wilayah lain. Bahkan ulama di luar pulau Jawa.

"Kita sudah survei ke beberapa cabang NU baik di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, Jambi, Riau, NTB, NTT bahkan juga di Lampung mereka mendukung kiai Marzuki jadi Ketua PBNU," terangnya saat menggelar konferensi pers di halaman Ponpes Metal Moeslim Al Hidayat (11/12).

Di hadapan awak media, ia membeberkan alasan para Gawagis mendukung KH Marzuki Mustamar. Yaitu demi merangkul para kader NU agar tidak terpecah belah. Sosok kiai yang mengasuh pondok Besuk di Kota Malang ini dianggap mampu merangkul berbagai macam kalangan NU dari berbagai aliran pemahaman.

"Saat ini kita butuh tokoh perekat untuk saudara kita di luar sana, karena banyak saudara kita yang asli keturunan tokoh pendiri NU tapi keluar dari organisasi NU karena perbedaan paham, nah Kiai Marzuki ini bisa diterima oleh mereka, " tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya