Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an/RMOL

Politik

Pilpres 2024 Akan Mengerucut Pada Sosok Menteri Jokowi dan Kepala Daerah

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 20:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Klaster Menteri yang luput dari perhatian publik sebetulnya bisa menjadi kandidat potensial pada Pilpres 2024 mendatang. Meskipun dalam kurun waktu satu tahun terkahir klaster Kepala Daerah masih menempati top survei secara nasional.  

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an kepada wartawan seusai menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk "Dampak Elektoral Prestasi Menteri Pada Pilpres 2024" pada Sabtu siang (11/12).

"Yang jelas kalau dalam setahun terakhir (klaster) kepala daerah. Tapi belakangan ini, selama 6 (bulan) terkahir ini sudah muncul klaster baru yaitu klaster Menteri," kata Ali.


Meski begitu, Ali menyebut klaster partai politik, dalam hal ini figur Ketua Umum Partai ataupun kader unggulan partai, tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan dalam bursa capres untuk Pemilu 2024.

"Tetap Ketum harus diperhitungkan, karena mereka punya partai. Tapi kalau dalam survei-survei Ketua Umum kan masuk posisinya enggak tertinggi, dia di bawah top five kan," tutur Ali.

"Yang masuk top five itu adalah di luar Ketum, kecuali Prabowo ya, itu adalah Kepala Daerah dan klaster Menteri," tuturnya.

Atas dasar itu, Ali meyakini bahwa perhelatan Pilpres 2024 mendatang akan diwarnai dan diramaikan oleh kandidat capres maupun cawapres dari unsur Kepala Daerah dan Menteri. Sebab, trennya belakang sedang mengarah ke situ.

"Jadi, bisa saja nanti yang pertarungan mengerucut adalah di kepala daerah dan Menteri. Karena mereka bisa lebih diterima oleh publik karena mereka sudah ada track record-nya jelas ada kinerjanya di sana kalau mereka," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya