Berita

Relawan Semeru/Ist

Nusantara

Puji Kerja Tanpa Pamrih Relawan Semeru, Gubernur Jatim: Mereka Pahlawan Tanpa Tepuk Tangan

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 20:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pujian dan apresiasi dilontarkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas kinerja relawan yang membantu proses pencarian dan penyelamatan korban Awan Panas Guguran (APG)  Gunung Semeru.

Sebab, mereka tidak hanya membantu warga terdampak di lokasi bencana APG Gunung Semeru, juga ikut menyelamatkan hewan ternak warga yang terjebak di lokasi awan panas guguran.

“Terimakasih sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan dari berbagai unsur masyarakat yang ikut terlibat dalam operasi Semeru. Saya paham betul, medan yang harus dihadapi sangat menantang, belum lagi status Semeru yang sewaktu-waktu masih bisa mengeluarkan APG  kembali,” ucap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (10/12).


Khofifah mengatakan, kesigapan dan respons cepat relawan dari berbagai organisasi masyarakat tersebut sangat membantu kerja pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana. Terutama membantu para korban yang begitu sangat membutuhkan pertolongan.

“Jujur diakui bahwa kehadiran berbagai relawan ini membuat kerja pemerintah semakin ringan. Kepedulian mereka sangat luar biasa, apalagi relawan-relawan ini tidak dibayar. Saya menyebut para relawan ini sebagai pahlawan tanpa tepuk tangan,” tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

“Saya rasa tanpa memiliki semangat kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi, mereka tidak akan sampai ke Lumajang. Apalagi, akses menuju Lumajang tidak mudah untuk ditembus,” tambah dia.

Relawan sebagai salah satu unsur pentahelix, lanjut Khofifah, diharapkan dapat terus menjadi mitra dalam hal membantu percepatan penanggulangan bencana.

Khofifah yakin kehadiran para relawan dalam misi kemanusiaan di kawasan Gunung Semeru akan turut mendongkrak semangat para korban bencana untuk segera bangkit dari keterpurukan.

Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada Sabtu lalu (4/12) pukul 15.20 WIB. Guguran awan panas ini melanda wilayah Lumajang dan sekitarnya. Hujan deras pada hari itu juga menyebabkan lahar dingin dari kawah gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncur deras menerjang sejumlah desa di bawahnya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (10/12) pukul 12.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 45 jiwa, luka berat 32, luka ringan 82, hilang 12, dan warga yang mengungsi 6.573 dan tersebar di 126 titik.

Sementara terus dilakukan pendataan, tercatat  kerugian dari hewan ternak sapi 764 ekor, kambing atau domba 648 ekor dan unggas 1.578 ekor.

Sementara fasum dan fasos yang terdampak tercatat 31 unit, terdiri atas 24 lembaga pendidikan, 1 unit polindes, 5 tempat ibadah serta satu infrastruktur jembatan.

Kembali Gubernur Khofifah mengajak masyarakat agar tenang dan sabar karena pemerintah saat ini sedang membahahas opsi untuk relokasi ke tempat yang aman bagi warga agar tidak di area rawan bencana.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya