Berita

Anggota Komisi V DPR RI fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz/Net

Politik

Fraksi PKB Dorong Komisi V DPR RI Panggil PT. KCIC Soal Salah Koordinat Tiang Pancang Kereta Cepat

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 21:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kesalahan pembangunan tiang pancang (pier) yang terjadi di DK46, Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat, masih belum mendapat ruang pembahasan serius di DPR.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, dalam diskusi series Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Kereta Cepat Jakarta Bandung Salah Koordinat?", yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/12).

Eem berusaha mendorong pembahasan serius dilakukan di DPR untuk mengetahui secara detil penyebab utama dirobohkannya pier pada proyek strategis nasional (PSN) tersebut. Namun, dalam internal grup pesan singkat Komisi V sudah ada pembahasan, namun belum detail.


"Kebetulan kita ini belum ada rapat, tapi kalau di grup pasti langsung ditangkap, mulai dibicarakan di internal grup bukan di acara formal," ucap Eem.

Legislator dari Fraksi PKB ini pun mengharapkan agar ketua Komisi V DPR RI memanggil direksi dari PT. Kereta Cepat Indo-China (KCIC) guna melakukan investigasi dirobohkannya tiang pancang kereta cepat tersebut.

"Kita berharap juga nanti benar-benar dipanggil. Ini kan mega proyek termasuk juga proyek prestisius. Artinya prestisius itu di atas proyek-proyek yang lain. Ini prestasi yang luar biasa. Apalagi ini proyek kerja sama G2G antara dua negara antara China dan Indonesia," katanya.

"Indonesia diwakili secara teknisnya oleh PT KAI BUMN, itu kan perwakilan dari negara juga badan usaha milik negara seperti itu," tandasnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya