Berita

Ilustrasi varian Omicron/Net

Kesehatan

Epidemiolog: Meskipun Sudah Masuk, Tak Perlu Panik dengan Omicron

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 19:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Virus Covid-19 varian Omicron diisukan sudah menginfeksi empat orang di wilayah DKI Jakarta. Namun, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kabat tersebut tidak benar.

Pasalnya dari sebanyak 2.500 spesimen yang diperiksa pada Rabu kemarin (8/12), memang terdapat 40 persen infeksi variant of concern, namun bukan Omicron.

Menyikapi beredarnya kabar Omicron masuk Indonesia dan sudah menginfeksi empat orang warga DKI Jakarta, Epidemiolog Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono angkat bicara.


Dia menanggapi isu yang sudah beredar luas di masyarakat tersebut dengan tegas. Katanya, kabar yang tidak benar alias hoax justru lebih berbahaya dari varian Omicron.

"Variant Omicron memang berbahaya, karena luasnya penyebaran berita hoax lebih cepat dan menimbulkan kepanikan banyak orang," tandas Pandu melalui akun Twitternya, Kamis (9/12).

Maka dari itu, Pandu mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyaring informasi. Dia juga berharap publik tetap tenang menanggapi varian Omicron ini.

"Tidak perlu panik, walaupun sudah masuk, upaya responnya tetap sama, yaitu pencegahan dan perlindungan," tutup Pandu.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya