Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Jokowi Minta KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung Sasar Peristiwa Hukum yang Langsung Dirasakan Rakyat

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 15:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo meminta aparat penegak hukum (APH) yang menangani perkara korupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Polri untuk tidak menyasar peristiwa hukum yang hanya membuat heboh di permukaan.

Tapi menyasar peristiwa hukum yang lebih komprehensif dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

Permintaan itu disampaikan langsung Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di acara puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 yang diselenggarakan KPK di Gedung Juang Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis pagi (9/12).


Di hadapan Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta seluruh pimpinan KPK Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pamolango, dan Nurul Ghufron, Jokowi meminta perlu cara-cara baru yang lebih extraordinary dalam pemberantasan korupsi.

"Metode pemberantasan korupsi harus terus kita perbaiki, dan terus kita sempurnakan," ujar Jokowi.

Penindakan kasus korupsi, kata Jokowi, diharapkan tidak hanya menyasar peristiwa hukum yang membuat heboh di permukaan. Namun, dibutuhkan upaya-upaya yang lebih fundamental, upaya-upaya yang lebih mendasar dan lebih komprehensif yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

Upaya penindakan pun, lanjut Jokowi, juga sangat penting dilakukan secara tegas dan tidak pandang bulu. Bukan hanya untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan memberikan efek menakutkan.

Tetapi penindakan juga sangat penting untuk menyelamatkan uang negara, dan mengembalikan kerugian negara.

"Asset recovery dan peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), juga harus diutamakan untuk penyelamatan dan pemulihan keuangan negara serta memitigasi pencegahan korupsi sejak dini," tutur Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi memberikan apresiasi capaian asset recovery dan peningkatan PNBP di semester pertama 2021. Di mana, Kejaksaan Agung berhasil mengembalikan kerugian negara dari penanganan kasus korupsi sekitar Rp 15 triliun.

"Dan tadi jumlah yang lebih besar juga disampaikan oleh Ketua KPK yang telah dikembalikan kepada negara lewat KPK," terang Jokowi.

Seperti yang disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri, komisi antirasuah itu telah melakukan pengembalian keuangan negara sebesar Rp 2,6 triliun dan penyelamatan potensi kerugian negara sebesar Rp 46,5 triliun.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya