Berita

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Aim Zaimuddin (Gus Aim)/RMOLJabar

Politik

Muktamar ke-34 NU Pasti Digelar Bulan Ini, PCNU Kabupaten Bogor Belum Tentukan Arah

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) pasti digelar di Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor hingga kini belum menentukan sikap politiknya.

PCNU Kabupaten Bogor belum pasti akan berada di belakang KH Said Aqil Siraj atau KH Yahya Cholil Staquf.

Saat ini, memang ada dua nama calon yang bakal maju di pemilihan Muktamar ke-34 NU di Lampung. Yaitu KH. Said Aqil Siradj sebagai petahana, dan KH Yahya Cholil Staquf dari Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


"Tentunya kami dari PCNU Kabupaten Bogor tidak akan dulu berbicara sikap politiknya ke mana, karena baik Buya Said maupun Gus Yahya itu merupakan kader-kader terbaik NU," terang Ketua PCNU Kabupaten Bogor, KH Aim Zaimuddin, kepada Kantor Berita Politik RMOLJabar, Kamis (9/12).

Bagi Gus Aim, sapaan akrabnya, Muktamar NU hanya rutinitas organisasi agenda lima tahunan. Kaitan dengan kepemimpinan di PBNU, siapapun yang terpilih itu merupakan hasil kesepakatan dari Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang, sehingga harus disupport.

"Jadi siapapun yang terpilih menjadi pucuk pimpinan di PBNU, tentunya kami sebagai Pengurus Cabang akan mensupport," ucapnya.

Kendati belum menentukan sikap, Gus Aim menuturkan, PCNU Kabupaten Bogor tetap akan mengadakan konsolidasi internal satu hingga dua hari menjelang pelaksanaan Muktamar NU.

"Meskipun untuk saat ini belum tentukan sikap politiknya, akan tetapi kami perlu mengadakan konsolidasi internal guna menyolidkan pengurus. InsyaAllah satu sampai dua hari menjelang pelaksanaan Mukhtamar NU," tuturnya.

Gus Aim berharap, Muktamar NU nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis. Terutama dalam penguatan ekonomi, kesehatan umat dan pendidikan umat, khususnya pendidikan yang berbasis keagamaan di pesantren.

"Bukan hanya soal urusan politik siapa yang terpilih menjadi pucuk pimpinan di PBNU, yang terpenting bagi kami adalah bagaimana di Mukhtamar nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis guna kepentingan umat bersama," tandas Gus Aim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya