Berita

Lokasi terdampak awan panas guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ditinjau oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto/Repro

Nusantara

Korban Meninggal Erupsi Semeru Jadi 34 Orang, Posko Pencarian Target Seminggu 22 Warga Hilang Bisa Ditemukan

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Operasi pencarian korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/12) kembali berhasil menemukan korban hilang yang kondisinya sudah meninggal dunia.

Komandan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, Kolonel Inf. Irwan Subekti menerangkan, korban meninggal erupsi Semeru bertambah dari hari kemarin yang sebanyak 22 orang.

"Dari jumlah korban meninggal sebanyak 34 orang, 10 di antaranya belum teridentifikasi," ujar Irwan dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia pada Selasa malam (7/12).


Selain itu, Irwan menyebutkan bahwa Posko Tanggap Darurat kembali menerima laporan dugaan warga yang hilang. Di mana hingga hari ini ada sebanyak 22 warga dinyatakan hilang akibat letupan Gunung Semeru.

Maka dari itu, Danrem 083/Baladhika Jaya ini memastikan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan di bawah koordinasi Basarnas menargetkan waktu pencarian korban selama satu minggu.

Upaya pencarian katanya, akan difokuskan di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dan wilayah Desa Curah Kobokan, dengan memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan di lapangan.

"Pencarian pagi hingga sore dengan memperhatikan cuaca di Lumajang. Hampir setiap hari, setiap sore rata-rata turun hujan. Upaya pencarian sangat dipengaruhi kondisi hujan di lapangan," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya