Berita

Rumah warga Lumajang, Jawa Timur, yang terdampak Erupsi Gunung Semeru/Repro

Nusantara

Pencarian Korban Erupsi Semeru Dilanjutkan Besok, Fokus Pencarian di Tiga Lokasi

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 22:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Korban hilang akibat bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, akan dilakukan pencacrian lanjutan pada Selasa pagi (7/12).

Dirops Basarnas, Brigjen Wurjanto menerangkan, pihaknya bersama-sama dengan BNPB, TNI-Polri, relawan, dan juga masyarakat yangtergabung dalam Tim SAR Gabungan akan fokus bergerak pada tiga titik lokasi pencarian.

"Kita prioritaskan ketiga daerah, pertama Desa Curak Kobokan dan Kajar Kuning, kemudian kedua ke area pencarian ditambang Pasir Satuan, dan ketiga di Kampung Renteng dan Bondeli," ujar Wurjanto dalam jumpa pers virtual pada Senin malam (6/12).


Sampai sore tadi, Wurjanto menyatakan bahwa proses pencarian korban hilang terkendala cuaca di lapangan.

"Ini yang akan menjadi kendala bagi petugas-petugas pecarian. Mudah-mudahan cuaca ke depan cukup bagus, sehingga memudahkan kita mencari kemunkinan korban yang masih belum ditemukan," katanya.

Untuk besok, Tim SAR Gabungan akan diterjunkan di tiga titik dengan jumlah personel mencapai puluhan orang. Tujuannya, untuk menyisir kemungkinan korban hilang masih belum dilaporkan masyarakat.

"Kami tetap meunggu informasi dari masyarakat tentang kemungkinan keluarga yang belum ditemukan," katanya.

"Masing-maisng (titik pencarian) akan kita gerakkan kurang lebih 50 personil, tidak menutup kemungkinan akan kita kembangkan ke tempat lain," demikian Wurjanto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya