Berita

Perbandingan mutasi antara varian Omicron dan Delta/Net

Kesehatan

Punya Banyak Mutasi, Varian Omicron Telah Beradaptasi dengan Manusia

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 13:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah gambar tiga dimensi menunjukkan perbandingan antara varian baru virus corona Omicron dan Delta.

Gambar yang diproduksi dan terbitkan oleh rumah sakit bergengsi di Roma, Bambino Gesu baru-baru ini memperlihatkan varian Omicron memiliki lebih banyak mutasi daripada Delta.

Gambar itu dihasilkan dari studi mengenai urutan varian Omicron yang sebagian besar berasal dari Botswana, Afrika Selatan, dan Hong Kong.


"Kita dapat dengan jelas melihat bahwa varian Omicron menghadirkan lebih banyak mutasi daripada varian Delta, terkonsentrasi di atas semua dalam satu area protein yang berinteraksi dengan sel manusia," ujar tim peneliti dalam sebuah pernyataan Minggu (28/11).

Meski begitu, para peneliti mengatakan, lebih banyak mutasi tidak berarti varian tersebut lebih berbahaya.

"Hanya saja virus telah beradaptasi lebih jauh dengan spesies manusia dengan menghasilkan varian lain," jelasnya.

Untuk mengetahui apakah virus kurang atau lebih berbahaya, perlu melakukan studi lain.

Seorang profesor mikrobiologi klinis dari Milan State University, Claudia Alteri, mengatakan fokus pencarian mutasi terjadi pada tiga dimensi spike protein atau protein lonjakan.

“Sekarang penting untuk menentukan melalui eksperimen laboratorium apakah kombinasi mutasi ini dapat berdampak pada penularan atau efektivitas vaksin, misalnya,” pungkas Alteri.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya