Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ahli: Butuh Waktu Dua Pekan untuk Mengenal Omicron

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 09:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk mendapatkan data lengkap mengenai varian baru virus corona B.1.1.529 atau Varian Omicron.

Begitu yang dikatakan oleh pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih pada Minggu (28/11).

Pernyataan itu dibuat setelah Fauci dan satuan tugas Covid-19 Gedung Putih bertemu dengan Presiden Joe Biden pada hari yang sama.


"Dr. Fauci memberi tahu presiden bahwa meskipun akan memakan waktu sekitar dua pekan lagi untuk mendapatkan informasi yang lebih pasti tentang penularan, keparahan, dan karakteristik lain dari varian tersebut," ujar Gedung Putih.

Fauci juga meyakini vaksin yang saat ini tersedia kemungkinan akan memberikan tingkat perlindungan terhadap kasus Covid-19 yang parah. Ia juga menekankan bahwa booster akan memberikan perlindungan terkuat dari virus corona.

"Rekomendasi langsung Tim Respons Covid untuk semua orang dewasa yang divaksinasi adalah untuk mendapatkan suntikan booster sesegera mungkin. Orang dewasa dan anak-anak yang belum sepenuhnya divaksinasi harus segera divaksinasi," tambahnya.

Sehari sebelumnya, Sabtu (27/11), Fauci memperingatkan bahwa varian Omicron kemungkinan akan menyebar ke seluruh AS.

Sementara pada Minggu, Kanada sudah mengonfirmasi dua kasus pertama varian Omicron.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan belum ada cukup data untuk menyatakan bahwa varian Omicron lebih berbahaya daripada Delta, namun vaksin yang ada tetap efektif.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.309 Triliun pada Kuartal IV-2025, Naik Rp69 Triliun

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:12

Perdamaian Masih Impian

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:06

Ini Penjelasan DPR Soal Kembalinya Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:54

Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:50

DPR Tegaskan Tak Ada Usulan Revisi UU KPK yang Diklaim Jokowi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:43

Prabowo Yakinkan Pebisnis AS, RI Kompetitif dan Terbuka untuk Investasi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:40

Meski Sahroni Kembali, Satu Kursi Pimpinan Komisi III DPR Masih Kosong

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:32

Kolaborasi Indonesia-Arab Saudi: Misi Besar Menyukseskan Haji 2026

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:27

Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU Rp649 Trilun di Forum Bisnis US-ABC

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:18

Paripurna DPR Setujui Kesimpulan Komisi III soal Pemilihan Hakim Konstitusi Adies Kadir

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:16

Selengkapnya