Berita

Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit/Net

Kesehatan

Dari Temuan Survei Serologi Pemprov DKI Jakarta, Kasus Positif Covid-19 Nasional Diperkirakan Capai 40 Juta

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 00:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Total kasus Covid-19 di Indonesia hari ini sudah menyentuh angka 4.254.815 orang, berbanding sedikit dengan jumlah pasien sembuh yang mencapai 4.102 993 orang, per Kamis kemarin (25/11).

Namun ternyata, dalam sebuah survei terbaru yang dilakukan tim pakar kesehatan di Provinsi DKI Jakarta, kemungkinan angka positif Covid-19 nasional bisa mencapai 10 kali lipatnya.

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, mengungkap hasil survei Serologi yang dilakukan tim pakar kesehatan Pemprov DKI Jakarta melalui akun Twitternya, Kamis malam (25/11).


Survei Serologi yang dilakukan pemerintah daerah pimpinan Gubernur Anies Baswedan tersebut menganalisis jumlah pemeriksaan Covid-19 dan hasil pemeriksaan yang terkonfirmasi positif di lingkungan warga.

Menurut Pandu, hasil dari survei itu dapat menjadi acuan untuk menghitung kemungkinan jumlah sebenarnya dari kasus positif Covid-19 di Indonesia yang berkali-kali lipat lebih tinggi dari yang dicatat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

"Ada empat juta kasus Covid-19 (secara nasional) yang terkonfirmasi (hari ini). Tapi kenyataannya yang sudah tertular kemungkinan besar lebih dari 10 kali lipat," ujar Pandu dikutip redaksi pada Jumat dini hari (26/11).

Pandu menjelaskan, angka 10 kali lipat yang disampaikannya tersebut didasarkan pada cakupan tes yang masif di wilayah Ibu Kota.

"Faktor kelipatan tersebut berdasarkan survei serologi DKI, kondisi cakupan tes yang sangat tinggi di DKI," ucapnya.

Maka dari itu, Pandu tak menutup kemungkinan bahwa angka kasus positif di Indonesia memang lebih tinggi dari yang terdokumentasi sekarang ini.

"Mungkin lebih dari 40 juta kasus Covid-19 di Indonesia," demikian Pandu Riono.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya