Berita

Tangkapan layar percakapan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas bersama salah seorang pejabat Arab Saudi yang viral di media sosial/Repro

Politik

Santai Meski Dicemooh, Menag Yaqut: Indonesia Butuh yang Bisa Kerja, Bukan Cuma Mencaci

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 08:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tanggapan santai dilontarkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas terkait viralnya video percakapannya dengan pejabat Arab Saudi menggunakan penerjemah.

Ia mengaku tak masalah dengan pandangan publik yang banyak menghakiminya, baik mulai dari tudingan tidak bisa berbahasa arab, hingga tudingan menteri tidak kompeten.

“Hehe... Santai saja," kata Menag Yaqut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/11).


Baginya, yang dibutuhkan Bangsa Indonesia adalah kerja nyata dari para pejabat. Namun tak dipungkiri, setiap warga memiliki hak untuk berpendapat.

Namun, ia mengingatkan agar setiap pendapat yang disampaikan semata-mata demi kemajuan bangsa, bukan cemoohan yang justru menimbulkan kegaduhan.

"Indonesia ini butuh yang bisa kerja, bukan cuma mencaci-maki,” ucapnya.

Publik sebelumnya dihebohkan dengan beredarnya potongan video yang memperlihatkan percakapan Menag Yaqut dengan salah seorang pejabat Arab Saudi saat kunjungan kerjanya pada Senin (22/11).

Dalam video tersebut, terlihat Menag Yaqut didampingi sejumlah orang, salah satunya Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto. Di samping Menag, tampak Habib Ali Bin Hasan Al Bahar yang menerjemahkan percakapan pejabat Arab ke bahasa Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya