Berita

Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil/Net

Politik

Nasir Djamil Ingatkan Densus 88 Antiteror untuk Hati-hati saat Tangkap Ulama

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 14:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror diminta untuk berhati-hati dalam menangkap tokoh agama di Indonesia. Ini lantaran mereka memiliki pengikut yang tidak sedikit.

Begitu peringatan dari anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil dalam acara diskusi virtual Crosschek bertemakan “MUI Disusupi JI?” Minggu (21/11).

Selain pengikut yang banyak, Nasir Djamil juga khawatir dengan persepsi liar yang selalu menyertai penangkapan Densus 88. Salah satunya soal anggapan bahwa Densus 88 hanya menyasar umat Islam dan seolah memberi “label” sebagai teroris.


"Tentu saja kekhawatiran bahwa Densus kemudian menyasar kepada orang-orang yang memang selama ini berinteraksi dengan umat, dengan masyarakat muslim,” tegas Nasir.

Legislator asal Aceh ini lantas menegaskan bahwa dirinya belum pernah mendengar bahwa tiga ulama yang ditangkap Densus 88 pernah memberikan ceramah yang berisikan ajaran kekerasan maupun jihad.

Atas alasan itu, dia tidak ingin umat Islam jadi salah paham atas penangkapan ini dan kemudian mempertanyakan kenapa hanya umat Islam yang menjadi sasaran.

“Saya pikir pertanyaan-pertanyaan publik, umat Islam, itu harus disikapi secara rasional oleh BNPT, oleh Densus 88. Sebab BNPT dan Densus tentu tahu jaringan anggota tersebut di mana saja dan kita berharap adanya transparansi dan keadilan dalam mengusut kasus itu,” ucapnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya