Berita

Kuliah umum perdana LPK Akparnus/Ist

Nusantara

Donatur Dorong LPK Akparnus Berdaya Sumsel Tekan Angka Pengangguran

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 21:22 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Untuk membuka mindset mahasiswa tentang peluang orientasi kerja dan wirausaha di sektor pariwisata dan perhotelan, ratusan Mahasiswa baru Lembaga Pendidikan Kepelatihan (LPK) Akademi Pariwisata Nusantara Berdaya (Akparnus Berdaya) Sumsel Angkatan I mengikuti Kuliah Umum di Santika Premiere, Palembang, Sumatera Selatan.

"Tujuan kuliah umum ini adalah untuk memotivasi mahasiswa baru agar memahami pendidikan vokasi, yang akan dibutuhkan untuk menjadi tenaga kerja profesional. Lulusan memiliki peluang besar, utamanya konsentrasi pada manajemen perhotelan, hospitality, meeting incentive conference dan exhibition (mice), dan manajemen bisnis pariwisata," ujar Donatur Utama Beasiswa Indonesia Recovery, Syafii Efendi pada Rabu (17/11).

Syafii Efendi mendorong pendidikan LPK Akparnus Berdaya Sumsel berbentuk vokasi. Sehingga dapat membantu anak muda Indonesia agar menjadi tulang punggung keluarganya serta menjadi sumber mata air di lingkungannya.


“Satu tahun mereka langsung magang kerja. Harapan kita mereka nyambung D3 atau S1 nya bisa mengunakan uang dari hasil magang mereka. Ditambah dengan tenaga dosen merupakan GM-GM Hotel dan para praktisi di bidangnya. Jadi kita yakin mereka menjadi tenaga ahli," jelas Syafii Efendi.

Selain itu, lanjut Syafii Efendi, LPK Akparnus Berdaya Sumsel sudah melakukan kerjasama dengan kurang lebih 600 hotel di Indonesia untuk penyaluran tenaga kerja.

"Satu tahun belajar bisa langsung kerja, dan khusus untuk hafidz quran kita berikan 100 persen beasiswa," jelas Syafii Efendi yang sekarang juga menjabat sebagai Presiden Pemuda Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ini.

"LPK Akparnus Berdaya Sumsel memiliki visi sebagai sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan yang unggul, berkualitas, dan mandiri ke depannya yang melahirkan lulusan untuk mampu bersaing dengan diskala nasional dan internasional, memenuhi standar mutu terbaik dengan orientasi kerja dan wirausaha di era 4.0," pungkas Syafii Efendi.

Selain Donatur Utama Beasiswa Indonesia Recoveery, kuliah Umum LPK Akparnus Berdaya Sumsel dengan tema 'Mengenal Lebih Dalam Potensi Pariwisata' juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pakar Pusat LPK Akparnus Berdaya, Oktasari Sabil, Wakil Ketua DPRD Sumsel, H.Muchendi Ishak Mekki, Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan, H Edwar Juliartha.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya