Berita

Pengungsi di perbatasan Belarus dan Polandia/Net

Dunia

Perbatasan Polandia-Belarus Memanas, Irak Siapkan Penerbangan Repatsiasi untuk Warganya yang Terjebak

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 17:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meningkatnya ketegangan di perbatasan Polandia dan Belarus membuat Irak telah mengambil ancang-ancang untuk memulangkan warganya yang terjebak.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Irak Ahmed Al Sahaf pada Senin (15/11) mengumumkan rencana pemerintah untuk mengatur penerbangan repatriasi dengan sukarela.

"Irak akan melakukan penerbangan pertama bagi mereka yang ingin kembali secara sukarela pada 18 November dari Belarusia," umumnya, seperti dikutip TRT World.


Sahaf sendiri tidak mengatakan berapa banyak orang yang dapat naik penerbangan repatriasi rute Minsk-Baghdad itu.

Namun, dia mengatakan Irak mencatat 571 warganya terjebak di perbatasan yang siap untuk kembali secara sukarela.

Beberapa warga Irak mengatakan kurangnya prospek ekonomi dan ketidakstabilan keamanan berada di balik keinginan mereka untuk pergi.

Ketegangan di perbatasan Polandia dan Belarus terjadi dengan meningkatnya arus ribuan pengungsi dari Timur Tengah, termasuk Irak.

Negara-negara Barat menuduh pemerintah Presiden Belarusia Alexander Lukashenko merekayasa krisis dengan mendorong para migran untuk datang ke Belarus dan kemudian membawa mereka ke perbatasan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya