Berita

Theodore John Conrad/Net

Dunia

52 Tahun Buron, Teller Bank yang Bawa Kabur Uang Rp 24 Miliar Berhasil Dilacak

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari lima dekade lalu, warga Ohio dikejutkan dengan laporan seorang teller bank membawa kabur uang 215 dolar AS menggunakan tas.

Ia adalah Theodore John Conrad. Aksinya dilakukan ketika Conrad bekerja di Society Natonal Bank di Cleveland pada 1969.

Dikutip Charlotte Observer, uang yang dibawa kabur ketika itu kemungkinan bernilai lebih dari 1,7 juta dolar AS pada hari ini atau setara dengan Rp 24 miliar.


Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (12/11), US Marshals Service menyebut tidak ada yang mengetahui siapa yang mengambil uang tersebut. Namun kemudian Conrad tidak muncul untuk bekerja.

Selama pencarian Conrad, dia muncul di acara TV "America's Most Wanted" saat penyelidik mengikuti petunjuk dari pantai ke pantai. Tetapi para pejabat mengatakan kasus itu akhirnya menjadi dingin.

Itu sampai awal November tahun ini, ketika US Marshals Service mengatakan telah mengidentifikasi pria yang dituduh merampok bank Cleveland. Dia dilaporkan telah menetap di Lynnfield, Massachusetts, dengan nama palsu Thomas Randele.

"Dia telah menjalani kehidupan yang sederhana di pinggiran kota Boston sejak 1970," kata pemerintah federal dalam rilis beritanya.
"Ironisnya, dia pindah ke Boston dekat lokasi syuting film 'Thomas Crown Affair' asli," tambahnya.

Menurut US Marshals, "The Thomas Crown Affair" adalah film yang telah ditonton berulang kali oleh Conrad.

Film Steve McQueen tahun 1968 itu menggambarkan seorang pengusaha yang terlibat dalam perampokan bank. Itu dibuat ulang pada tahun 1999 dengan Pierce Brosnan.

Dalam kehidupan nyata, para pejabat mengatakan mereka akhirnya menemukan Conrad setelah membandingkan dokumennya dengan dokumen yang diisi dengan nama Thomas Randele, termasuk catatan kebangkrutan federal.

Namun Conrad sendiri meninggal dunia setelah menderita kanker paru-paru pada Mei ketika berusia 71 tahun.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya