Berita

Trump International Hotel/Net

Dunia

Penuh Kontroversi, Hotel Trump di Washington DC Dijual ke Hilton

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 09:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Nama "Trump" di Trump International Hotel yang terletak di Washington DC akan segera dihapuskan, dan diganti dengan "Hilton".

Perusahaan keluarga mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk menjual hotel tersebut seharga 375 juta dolar AS.

Dari laporan Wall Street Journal pada Minggu (14/11), perusahaan investasi yang berbasis di Miami, CGI Merchant Group, sedang dalam kontrak untuk mengakuisisi sewa.


Trump International Hotel berada di sebuah bangunan bersejarah beberapa blok dari Gedung Putih yang disewa oleh Trump Organization dari pemerintah AS.

Hotel ini telah menjadi tempat berkumpul yang populer bagi para pendukung Trump dan pejabat asing.

Menurut Wall Street Journal, CGI bermaksud untuk menghapus nama Trump dan telah mencapai kesepakatan dengan Hilton Worldwide Holdings agar properti tersebut dikelola dan diberi merek oleh grup Waldorf Astoria milik Hilton.

Bulan lalu, Komite Pengawasan dan Reformasi DPR AS mengatakan dokumen pemerintah yang baru diperoleh menimbulkan pertanyaan "mengganggu" tentang hotel tersebut.

Menurut komite yang dikendalikan Demokrat, Trump melaporkan bahwa hotel itu memberinya lebih dari 150 juta dolar AS selama masa jabatannya tetapi sebenarnya kehilangan lebih dari 70 juta dolar AS.

Komite menemukan bahwa hotel menerima pembayaran lebih dari 3,7 juta dolar AS dari pemerintah asing, setara dengan lebih dari 7.400 malam di hotel, meningkatkan potensi konflik kepentingan.

Hotel ini berada di bangunan tertinggi kedua di kota, setelah Monumen Washington. Bangunan itu sebelumnya merupakan markas besar Departemen Kantor Pos AS.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya