Berita

Jenderal Andika Perkasa/Net

Politik

Haris Rusly Moti: Pelantikan Panglima TNI Menunggu Menko Maritim Baru Atau Rabu Pon Lagi?

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jenderal Andika Perkasa yang tidak segera dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI mengundang pertanyaan publik. Sebab lazimnya, seseorang yang sudah mendapat persetujuan DPR RI dalam waktu dekat langsung dilantik oleh istana.

Aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti juga bertanya-tanya tentang apa yang ditunggu Presiden Joko Widodo untuk melakukan pelantikan tersebut.

“Jenderal Andika diajukan pada Rabu Pon sebagai Panglima TNI, telah disetujui DPR-RI. Namun, kita masih menanti jadwal pelantikan,” tanyanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat pagi (12/11).


Dugaannya lantas mengarah kepada apakah pelantikan tersebut menunggu pelantikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pengganti Andika Perkasa terlebih dahulu. Atau, Presiden Joko Widodo sedang merancang pelantikan besar, artinya akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan menteri hasil reshuffle.

“Sekadar bertanya. Mungkin saja pelantikan Panglima TNI bersamaan dengan pelantikan KSAD baru dan bersamaan dengan pelantikan menko maritim yang baru, meneg BUMN yang baru?” ujarnya.

Untuk jajaran menteri baru, Haris Rusly Moti menilai ekonomi senior DR. Rizal Ramli cocok dijadikan Menko Maritim dan Investasi menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan dan Faisal Basri jadi Meneg BUMN menggantikan Erick Thohir.

Di satu sisi, dia juga bertanya-tanya apakah dalam menentukan tanggal ini Presiden Joko Widodo menunggu hari Rabu Pon. Hari yang menurut Jokowi sakral secara spiritual.

“Bisa juga Presiden Jokowi berpegang pada nasihat para spiritualisnya untuk melantik di hari yang bertepatan dengan Rabu Pon,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya