Berita

Kuasa Hukum Partai Demokrat, Heru Widodo (tengah) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta/RMOL

Politik

Demokrat Hadirkan Bupati Karawang Jadi Saksi Sidang Gugatan Moeldoko Cs

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RMOL.  Kementerian Hukum dan HAM akan menghadirkan saksi fakta bersama satu ahli dari DPP Partai Demokrat untuk memberikan keterangan dalam sidang lanjutan gugatan perkara register 154/G/2021/PTUN-JKT.

Gugatan tersebut dilayangkan pihak Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang terhadap Keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Nomor M.HH-09.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat tertanggal 18 Mei 2020.

"Agenda sidang hari ini mendengarkan keterangan saksi ahli yg diajukan oleh Kemenkumham," ujar Kuasa Hukum Partai Demokrat, Heru Widodo di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (11/11).


Dikatakan Heru, saksi ahli yang akan dihadirkan Kemenkumham adalah akademisi Dian Puji Simatupang.

Di samping itu, Partai Demokrat sebagai pihak intervensi juga menghadirkan saksi fakta untuk menerangkan bagaimana proses pengelenggaraan kongres tahun 2020.

"Saksi fakta hari ini satu, Ibu Cellica Nurrachadiana sebagai Bupati Karawang,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya