Berita

CEO Tesla, Elon Musk/Net

Bisnis

Demi Bayar Pajak Miliarder, Elon Musk Jual Saham Tesla Senilai Rp 15 Triliun

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 10:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Miliarder dunia, Elon Musk, dilaporkan telah menjual saham perusahaan mobil listriknya, Tesla, senilai 1,1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 15 triliun untuk memenuhi kewajiban membayar pajak.

Kewajiban pajak itu merupakan inisiasi dari Partai Demokrat di Kongres AS pada Oktober lalu. Di tengah krisis ekonomi yang dihadapi, legislator Demokrat sepakat untuk mengenakan pajak atas keuntungan investasi para miliarder.

Adapun perolehan pajak yang didapat akan digunakan untuk program sosial dan ekonomi, termasuk perawatan anak dan inisiatif lingkungan.


Musk sendiri mengecam inisiasi tersebut lantaran "pajak miliarder" dikenakan pada keuntungan yang belum direalisasi. Meski begitu, Musk enggan memilih opsi memberikan gaji atau kekayaannya sendiri, sehingga pilihan paling mungkin adalah menjual saham. Kendati begitu, dikhawatirkan hal itu dapat merugikan harga saham Tesla.

Di Twitter, ia membuat jajak pendapat apakah ia harus menjual 10 persen kepemilikan sahamnya. Hasilnya menunjukkan lebih dari 3,5 juta suara atau 58 persen mendukung Musk untuk menjual sahamnya.

Kemudian pada akhir pekan lalu, ia membuat pengumuman terkait keputusannya.

"Akhir-akhir ini banyak yang dibuat dari keuntungan yang belum direalisasi sebagai saran penghindaran pajak, jadi saya mengusulkan untuk menjual 10 persen saham Tesla saya," ujar Mask.

Akibat dari hal ini, saham Tesla sempat anjlok, membuat Musk kehilangan 50 miliar dolar AS dalam waktu dua hari, memecahkan rekor Jeff Bezos ketika cerai dari sang istri sehingga kehilangan 36 miliar dolar AS.

Kendati begitu, Tesla pulih 4,3 persen pada sesi perdagangan Rabu (10/11).

Menurut pengajuan peraturan dari Tesla pada Rabu malam, Musk melakukan penjualan saat ia menggunakan opsi saham pada hari yang sama untuk memperoleh lebih dari 2 juta saham.

Saham tersebut akan bernilai lebih dari 2,3 miliar dolar AS pada penutupan pasar pada Rabu.

"Menyusul jajak pendapat Twitter yang aneh yang dikeluarkan Musk selama akhir pekan tentang 10 persen kepemilikan sahamnya untuk dijual, tampaknya Musk berjalan dengan baik dan dengan demikian telah mulai menjual saham Tesla hingga akhir tahun," kata analis Wedbush Dan Ives, seperti dikutip Daily Mail.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya