Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu/RMOL

Politik

Jawab Sindiran Fahri Hamzah, Ahmad Syaikhu: Oposisi PKS Bersifat Membangun

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih untuk tidak menanggapi sindiran Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah terkait permintaan maaf Politikus PKS Fahmi Alaydroes terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Paripurna DPR RI penyetujuan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Saya kira saya tidak perlu tanggapan, karena yang perlu membuktikan," kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu siang (10/11).

Menurut Syaikhu, sikap oposisi PKS bersifat konstruktif alias membangun demokrasi di Indonesia. Termasuk, saat kadernya mengkritik tentu bukan asal bicara tanpa sebab hingga melontarkan kritik.


"Kita justru jadi oposisi membangun. Kalau kebijakan buruk ya kita kritik. Kalau kebijakan bermanfaat dan pro rakyat kita support," tandasnya.

Anggota DPR RI fraksi PKS Fahmi Alaydroes telah meminta maaf kepada DPP PDIP terkait kritikannya kepada Puan Maharani.

"Tapi hal itu sudah selesai tadi, temen-temen PDIP saya juga sudah minta maaf tapi ini jadi pelajaran besar, terutama untuk pimpinan DPR, untuk menghargai dan menjamin konstitusi saya sebagai anggota DPR," katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah sebelumnya menyindir parpol oposisi. Termasuk sikap kader PKS Fahmi Alaydroes yang meminta maaf kepada PDI Perjuangan seusai menyindir Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai calon presiden.

"#OposisiPlangaPlongo, #OposisiMemble," demikian kritik Fahri.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya