Berita

Presiden Republik Indonesia Kelima Megawati Soekarnoputri dalam sambutan video atas pembukaan selubung Monumen Bunga Kimilsung di Griya Anggrek, Kebun Raya Bogor/RMOL

Dunia

Megawati Soekarnoputri: Bunga Kimilsung Tanda Persahabatan Indonesia-Korea Utara yang Mengakar pada Sejarah

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Persahabatan antara Indonesia dan Korea Utara mengakar kuat di dalam lembaran sejarah sejak zaman kemerdekaan dan tetap terhubung satu sama lain hingga saat ini, salah satunya melalui bunga. Bunga yang dimaksud adalah Bunga Anggrek yang diberi nama Kimilsungia atau Bunga Kimilsung.

Bunga tersebut diberikan oleh Presiden Indonesia Soekarno kepada Pemimpin Korea Utara Kim Il Sung saat mereka berkunjung ke Kebun Raya Bogor tahun 1965 lalu.

Kini, setelah 56 tahun berlalu sejak momen tersebut, sebuah monumen untuk mengenang Bunga Kimilsung secara resmi dibuka di Kebun Raya Bogor, tepatnya pada Rabu (10/11). Pembukaan monumen itu semakin mengukuhkan jalinan persahabatan yang telah lama dibangun oleh Indonesia dan Korea Utara hingga saat ini.


"Bunga anggrek yang indah ini yang menjadi tanda hubungan persahabatan antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK)," kata Presiden Republik Indonesia Kelima Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya atas pembukaan selubung Monumen Bunga Kimilsung di Griya Anggrek, Kebun Raya Bogor.

Megawati menekankan bahwa persahabatan kedua negara sudah terjalin sejak lama dan sama-sama dipupuk sejak zaman kemerdekaan. Ia pun teringat akan pertemuan bersejarah Bung Karno dan Kim Il Sung saat berada di Indonesia.

"Banyak catatan sejarah mengemukakan bahwa bunga anggrek itu diberi nama Kimilsungia oleh Bung Karno sebagai hadiah dan kenang-kenangan untuk Presiden Kim Ilsung saat sama-sama berkunjung ke Kebun Raya Bogor sekitar tahun 1965," jelasnya melalui pesan video.

"Beberapa tahun setelahnya Bunga Kimilusung yang disebut memiliki kepanjangan Kim Il Sung dan Indonesia menyebar ke seluruh Republik Rakyat Demokratik Korea," sambung Megawati yang tampak menyampaikan sambutan dengan dikelilingi bunga anggrek berwarna putih dan ungu.

Ia menilai bahwa Bunga Kimilsung merupakan sebuah hal yang istimewa. Karena anggrek jenis Dendrobium tersebut adalah sebuah jenis anggrek tropis. Namun rupanya anggrek itu bisa dipelihara dengan baik di Korea Utara yang memiliki empat musim.

"Menurut saya, (Bunga Kimilsung) menjadi lebih indah setelah berada di Korea Utara," kata Megawati.

Megawati juga membeirkan apresiasi, karena bunga itu kemudian ditetapkan sebagai bunga nasional Korea Utara dan sangat dicintai dan digemari masyarakatnya. Bahkan setiap tahun, bunga itu selalu ditampilkan dalam festival bunga yang disebut Festival Bunga Kimilsung untuk mengenang dan menghormati Pemimpin Kim Il Sung.

"Semoga prasasti Bunga Kimilsungia di Kebun Raya Bogor ini menjadi ingatan sejarah akan persahabatan kedua negara dna menambah rekat hubungan yang saling memajukan bagi kedua negara di masa yang akan datang," tutupnya.

Peresmian Monumen Bunga Kimilsung tersebut dipimpin langsung oleh Duta Besar Korea Utara, An Kwang Il, dan dihadiri Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, serta Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Selain itu hadir juga membuka selubung monumen tersebut adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk RRDK Berlian Napitupulu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya