Berita

Kornas PCR Fuadul Aufa saat beri pernyataan ke awak media/RMOL

Politik

Relawan PCR: Deklarasi Luhut-Erick Capres Tidak Terkait Dugaan Menteri Bisnis PCR

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 14:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Relawan Pendukung Cinta Republik (PCR) deklarasikan dukungan untuk Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir untuk duet calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Koordinator Nasional (Kornas) PCR Fuadul Aufa mengatakan, deklarasi tersebut murni dilakukan sebagai dukungan dan tidak ada kaitannya dengan dugaan menteri kabinet Joko Widodo berbisnis tes polymerase chain reaction (PCR).

Pada dugaan itu, menteri yang disebut terlibat bisnis PCR adalah Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.


"Kita di luar isu-isu miring terkait ada permainan atau bisnis antara PCR, kita tidak ada di wilayah itu," ujar Fuadul Aufa di Bilangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (10/11).

Kalaupun benar ada menteri yang berbisnis PCR, kata Fuadul, maka hal tersebut menjadi ranah hukum yang tidak tepat dikomentari Relawan PCR.

"Kalau wilayah hukum kita serahkan semua ke ranah hukum," katanya.

Soal dukungan kepada Luhut dan Erick, lanjutnya, diberikan berdasarkan penilaian kiprah selama menjalankan tugas di pemerintahan dalam penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19).

"Karena kami melihat ini Bapak Luhut dan Erick sebagai figur dan sosok yang sangat layak," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya