Berita

Menko Polhukam, Mahfud MD/Net

Politik

Mardigu: Kebanyakan Nonton Sinetron, Mahfud MD Jadi Tidak Sensitif Rekannya Main Bisnis

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dugaan keterlibatan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam bisnis  harga tes polymerase chain reaction (PCR), membuat dia seolah lupa dengan sumpah jabatan sebagai pejabat negara.

Pengusaha nasional Mardigu Wowiek Prasantyo mengatakan, salah satu poin penting sumpah jabatan itu adalah pejabat negara dilarang memperkaya diri sendiri ataupun kelompoknya.

"Sumpah jabatan yang salah satu isinya dilarang memperkaya diri sendiri dengan membuat kebijakan yang menguntungkan dirinya atau memperkaya orang lain," kata Mardigu dalam narasi video yang diunggah aku Youtube Bossman Mardigu, Selasa (9/11).


Mardigu mengingatkan kembali pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang kini menjabat Menko Polhukam bahwa belakangan keterlibatan pejabat dalam bisnis bukanlah suatu keniscayaan.

"Hal ini sekarang dilakukan oleh orang di sekeliling penguasa yang baik yang jujur yang rendah hati pilihan rakyat tersebut namun membiarkan banyak penyalahgunaan jabatan oleh orang-orang di sekelilingnya," katanya
 
“Ini bukan kita yang mengatakan ini dikatakan dengan tegas berkali-kali oleh profesor Mahfud MD. Lupa, itu sebelumnya menjabat sih bicara begitu," sambungnya.

Beda dengan dulu, lanjut Mardigu, Mahfud MD sekarang lebih banyak diam dan menyaksikan rekan sejawatnya yang banyak memutar peraturan dan kebijakan untuk keuntungan kroninya.

"Setelah beliau menjabat ternyata setelah beliau menjabat ternyata beliau banyak nonton sinetron. Dia tidak sensitif lagi, rekening cocok sih sehingga dia lupa suara rakyat," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya