Berita

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar/Net

Politik

Menteri Siti Nurbaya Dibully Habis, Halalkan Deforestasi demi Infrastruktur?

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 10:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Nama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menjadi trending topic di media sosial Twitter sejak Rabu malam hingga hari ini, Kamis (4/11).

Dalam penelusuran redaksi, keyword "Siti Nurbaya" dan "Menteri Lingkungan Hidup" ramai imbas tulisan sang menteri di Twitter yang menyinggung soal deforasi dan infrastruktur.

"Pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi," demikian kutipan salah satu cuitan Menteri LHK yang menjadi sorotan publik.


Publik, khususnya warganet Twitter menilai, apa yang disampaikan Menteri LHK tersebut kontradiktif dan memicu kegaduhan.

"Menteri lingkungan hidup tapi lebih pro ke pembangunan. Sakit sih ini pernyataan," tulis akun Twitter @permanaindra_ip.

"sbg menteri LHK, harusnya ibu lebih banyak melihat dari perspektif upaya pelestarian lingkungan dan bagaimana upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong para pelaku ekonomi merubah mindset mereka sehingga lebih aware bahwa isu climate change ini sudah sangat urgent untuk diatasi segera!" balas akun @3chtelieb3.

Tak hanya warganet, politisi Gerindra, Fadli Zon juga mengungkapkan rasa kecewanya atas tulisan Menteri Siti Nurbaya tersebut.

"Narasi ini kontradiktif dan kontraproduktif," tulis Fadli Zon di akun Twitternya.

Bahkan LSM lingkungan hidup, Greenpeace Indonesia juga turut bersuara atas tulisan menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo ini. Greenpeace Indonesia memaparkan, sejauh ini tidak semua pembangunan infrastruktur berdampak positif bagi masyarakat sekitar, termasuk kepada lingkungan, salah satunya soal pembangunan Jalan Trans Papua.

"Penelitian LIPI sebut pembangunan jalan trans Papua ini tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi orang asli Papua," ujar Greenpeace Indonesia.

Di tengah ramainya kritik dan hujatan, beberapa warganet turut meluruskan pernyataan Menteri LHK. Beberapa di antaranya meminta kepada publik untuk membaca secara utuh pernyataan Menteri Siti Nurbaya.

Sebab kegaduhan yang muncul terjadi karena publik hanya membaca pernyataan Menteri LHK sepotong-potong, tidak utuh.

"Menteri Siti Nurbaya ngetwit, deforestasi tidak boleh mengganggu pembangunan infrastruktur yang lagi gencar dilakukan presiden. Siti Nurhaya dibully habis. Satu twit-nya dilepas dari konteks. Ini dua twit lain yang ngasih contoh dan menjelaskan maksudnya," jelas jurnalis senior Muchlis A Rofik sembari menautkan tangkapan layar kelanjutan tulisan Menteri LHK.

Pun demikian dengan pernyataan Siti Nurbaya Bakar. Setelah ramai dibahas warganet, sang menteri kembali menuliskan pernyataannya terkait dengan pembangunan infrastruktur dan deforestasi.

"Membaca pesan saya tentang deforestasi harus secara utuh," demikian keterangan Siti Nurbaya Bakar.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya