Berita

Anggota Forum Silaturahmi Pendukung Said Aqil Siroj, Ahmad Muqowwam dalam konferensi pers di Hotel Sofyan Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/11)/RMOL

Politik

Jelang Seabad NU, Said Aqil Siroj Didukung Lanjutkan Pimpin PBNU

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang, harus menjadi momentum dalam penguatan organisasi dalam menatap seabad NU pada 31 Januari 2026.

Begitu dikatakan anggota Forum Silaturahmi Pendukung Said Aqil Siroj, Ahmad Muqowwam dalam konferensi pers di Hotel Sofyan Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/11).

"NU akan memasuki fase tinggal landas dari perjalanan panjangnya di abad pertama menuju abad kedua. Abad di mana Nahdlatul Ulama diproyeksikan mampu meningkatkan peran sebagai jangkar kemakmuran bangsa," ujar Muqowwam.


Momentum abad kedua itu, kata Muqowwam, harus menjadi tonggak untuk menambatkan tugas baru bagi warga Nahdliyin sebagai garda perekonomian bangsa.
 
"Untuk menggelorakan himmah ‘aliyah ini, dibutuhkan dua hal mendasar. Pertama, soliditas jam’iyah. Kedua, kepemimpinan yang kuat," terangnya.

Untuk mensukseskan langkah itu, masih kata Muqowwam, Forum Silaturahmi menyepati untuk memberikan dukungan kepada Said Aqil Siroj untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum PBNU.

"Kami semua sependapat bahwa PBNU masih membutuhkan dan masih menginginkan beliau sebagai pemegang estafet kepemimpinan menyongsong NU abad kedua," pungkasnya.

Sejauh ini ada dua kandidat yang mengemuka di publi. Kelompok yang ingin Said Aqil melanjutkan kepemimpinannya dan kelompok yang sedang memperjuangkan KH Yahya Cholil Staquf mengemban amanah sebagai Ketua Umum PBNU di 5 tahun mendatang.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya