Berita

Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly dan Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu/Ist

Politik

Di Rakorwas, Menteri Yasonna: Jangan Halangi Pengawasan Inspektorat Jenderal

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan Inspektorat Jenderal memiliki peranan penting dalam mengawal kinerja Kementerian Hukum dan HAM.

Itjen perlu mengoptimalkan fungsi quality assurance, consulting, dan menjadi strategic partner untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan negara, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan pengendalian atas risiko.

Demikian ditekankan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal Tahun 2021 yang dilakukan tatap muka dan secara virtual, Rabu (3/11).


Dalam kesempatan tersebut, Yasonna juga mengingatkan seluruh pimpinan satuan kerja melaksanakan pembinaan dan pengawasan melekat kepada jajarannya demi menekan tingkat pelanggaran.

“Saya tidak ingin mendengar lagi ada Kepala Satuan Kerja yang tidak memberikan akses dan menghalang-halangi proses pengawasan yang sedang dilakukan oleh jajaran Inspektorat Jenderal," tegas Yasonna Laoly.

Di sisi lain, ia mengapresiasi kinerja Inspektur Jenderal dan jajaran dalam menjawab instruksi Kemenkumham dengan responsif dan inovatif. Namun demikian, politisi PDIP ini menekankan kepada jajarannya terkait pentingnya integritas.

“Kualitas kerja merupakan hal penting, tetapi integritas paling utama. Untuk memberikan pelayanan nyata, tentu harus menambahkan sesuatu yang tidak bisa dibeli atau diukur dengan uang, yaitu ketulusan dan integritas," tandasnya.

Dalam laporannya, Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu menjelaskan, Rapat Koordinasi Pengawasan dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Inspektorat Jenderal Kemenkumham sebagai bentuk rasa syukur, kebanggaan, dan penghargaan kepada sejarah.

“Harapan tinggi terselenggaranya kegiatan ini adalah tercapainya keagungan Kemenkumham yang ditandai dengan kinerja tinggi bermartabat yang zero pengaduan, zero penyimpangan, dan zero penyelewengan pada waktunya," demikian Razilu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya