Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres selama COP26/Net

Dunia

Planet Bumi Makin Panas, Sekjen PBB: Kita Menggali Kuburan Sendiri

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 08:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi planet Bumi semakin mengkhawatirkan. Pemanasan global terus memburuk. Sementara upaya untuk menghentikan kenaikan suhu belum optimal.

Di hadapan lebih dari 120 pemimpin dunia yang berkumpul di KTT Perubahan Iklim atau COP26 di Glasgow pada Senin (1/11) waktu setempat, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan efek dari semakin buruknya kondisi planet ini sedang dirasakan dari kedalaman laut hingga puncak gunung.

Lautan lebih panas dari sebelumnya, dan hutan hujan Amazon mengeluarkan lebih banyak karbon daripada yang mereka serap. Sementara itu, empat miliar orang sudah merasakan dampak dari peristiwa yang berkaitan dengan perubahan iklim.


“Kenaikan permukaan laut meningkat dua kali lipat dari 30 tahun lalu,” imbau Guterres, seperti dikutip New York Times.

"Sudah cukup kita membakar, mengebor, dan menambang lebih dalam. Kita menggali kuburan sendiri," tegasnya.

Berdasarkan konsensus ilmiah, kenaikan suhu global rata-rata harus dibatasi hingga 1,5 derajat Celcius pada akhir abad ini, dibandingkan dengan tingkat sebelum Revolusi Industri.

Itu adalah ambang batas bahaya pemanasan global. Jika melebihi itu, maka akan terjadi gelombang panas yang mematikan, kekurangan air, gagal panen, dan runtuhnya ekosistem.

Untuk itu, Guterres mendorong negara-negara untuk tetap menjaga kenaikan suhu global rata-rata 1,5 derajat.

COP26 yang digelar setelah KTT G20 turut dihadiri oleh para pemimpin dunia seperti Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, termasuk Presiden Joko Widodo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya