Berita

Dutabesar Republik Korea untuk ASEAN, Lim Sungnam dalam International Webinar bertema "ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK's Advanced Policy in ASEAN" yang digelar oleh Korean Center of RMOL secara hybrid dari Roemah Djan, Jalan Talang, Jakarta Pusat, Selasa, 2 November 2021/RMOL

Dunia

Dubes Lim Sungnam: Jadi Ketua ASEAN 2023, Indonesia Diharapkan Bisa Membawa Korsel Lebih Dekat

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 18:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan memiliki harapan besar kepada Indonesia yang akan mengambil keketuaan ASEAN pada 2023 mendatang. Seoul menilai, Indonesia dapat mempererat hubungan antara Korea Selatan dan ASEAN selama kepemimpinannya nanti.

Dutabesar Republik Korea untuk ASEAN, Lim Sung-nam menyatakan harapan tersebut ketika membuka International Webinar bertema "ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK's Advanced Policy in ASEAN" yang digelar oleh Korean Center of RMOL secara hybrid dari Roemah Djan, Jalan Talang, Jakarta Pusat, Selasa (2/11).

"Karena Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN pada 2023, saya mengharapkan akan ada kesempatan dan area di mana Indonesia dan Korea dapat bekerja bersama untuk meningkatkan kemitraan ASEAN-Korea," jelasnya.


Dubes Lim juga menyoroti KTT ke-22 ASEAN-Korea Selatan yang baru saja digelar pada pekan lalu. Ia mengatakan, para pemimpin ASEAN dan Korea Selatan telah sepakat untuk meningkatkan strategi dan kerjasama dalam beberapa bidang.

Kedua belah pihak juga sepakat untuk menyinergikan kerangka pemulihan pasca pandemi, termasuk melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pacific dan New Southern Policy (NSP) Plus.

"Pada pertemuan pekan lalu, saya sepenuhnya yakin Indonesia akan menjadi salah satu mitra terdekat dari hubungan ASEAN dan Korea," pungkasnya.

Selain Dubes Lim, pembukaan webinar diisi oleh Dutabesar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistyanto dan Ketua Pusat Dialog dan Kerjasama Peradaban Prof. Din Syamsuddin. Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan pidato kunci.

Adapun pembicara yang akan hadir Mr. Menteri Konselor Korea Selatan untuk ASEAN Baek Yongjin, mantan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Ali An Sungeun dan Rahmi Fitriyanti, serta dosen Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya