Berita

Ustaz Yusuf Mansur saat memberikan tausiyah saat acara Maulid Nabi Muhammad dan peresmian Masjid Ainul Hikmah di DPP Partai Golkar, Minggu pagi (24/10)/RMOL

Politik

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Golkar Menang Pilpres dan Pilkada 2024

MINGGU, 24 OKTOBER 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Saat memberikan tausiah dalam rangka peresmian Masjid Ainul Hikmah di DPP Partai Golkar, Ustaz Yusuf Mansur mendoakan Partai Golkar memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Doa itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Tangerang di acara Maulid Nabi Muhammad yang diadakan Majelis Ahlul Hidayah di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu pagi (24/10).

Ulama Betawi yang karib disapa UYM ini didaulat memberikan tausiyah kepada seluruh jemaah yang hadir secara langsung maupun virtual.


Ia berharap, masjid yang dibangun di Komplek DPP Partai Golkar ini dapat memberikan keberkahan kepada partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Mudah-mudahan masjid ini bukan hanya menjadi simbol, tapi roh, semoga Allah ridho," kata Yusuf di lokasi.

Yusuf Mansur pun turut mendoakan Partai Golkar agar bisa menjadi pemenang dalam agenda politik seperti Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

"InsyaAllah atas izin Allah Partai Golkar bisa menjadi pemenang di Pilpres dan Pilkada," ujarnya.

Menurut dia, narasi yang telah digaungkan oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto harus jadi pelecut semangat kader beringin di seluruh Indonesia untuk menargetkan kemenangan.

"Saya lihat apa yang menarik dari Golkar ini, ternyata mereka bersuara memenangkan Pilpres 2024, Pilkada, wah saya bilang ini. Kalau pimpinannya udah ngomong, sampai bawah harus begitu," katanya.

Saat memberi sambutan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kakek UYM memiliki hubungan dekat dengan partai Golkar. Sebab, dahulu kakek UYM seorang kader Golkar.

"Bila diurutkan itu, kakek beliau dahulu mempunyai nomor anggota Partai Golkar," katanya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya