Berita

Ketua Umum PWI Pusat Atal S.Depari bersama isteri dan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh mendengar penjelasan Ketua Museum Perjuangan Pers, Drs.H.Muhammad TWH didampingi H.A.Ronny Simon/Net

Politik

Ketum PWI Minta Pemerintah Perhatikan Museum Perjuangan Pers di Medan

MINGGU, 24 OKTOBER 2021 | 07:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perhatian serius harus diberikan pemerintah daerah dan pusat pada upaya-upaya meningkatkan wajah dan isi Museum Perjuangan Pers. Salah satunya seperti Museum Perjuangan Pers yang dikelola wartawan senior Drs.H.Muhammad TWH (88 tahun) di Jalan Sei Alas No.6 Medan, Sumatera Utara.

Harapan itu disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S. Depari saat berkunjung ke Museum Perjuangan Pers, Jumat (22/10).

Dia datang dengan didampingi isteri dan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh. Kedatangan mereka disambut antusias Ketua dan Wakil Ketua Museum Perjuangan Pers, Drs. H. Muhammad TWH dan H.A. Ronny Simon.


“Bagi saya apa yang dilakukan H.Muhammad TWH ini luar biasa. Berinisiatif sendiri. Mendokumentasikan sejarah-sejarah pers nasional sejak perjuangan tokoh-tokoh bangsa kita disini dan saya kira ini jadi dokumentasi yang padat di sini,” ujarnya.

Atal semakin bangga lantaran banya mahasiswa menyelesaikan skripsi dari tempat ini. Bukan hanya mahasiswa Sumatera Utara, tapi juga mahasiswa nusantara hingga luar negeri.

Atas dasar itu, menurutnya tidak berlebihan jika dorongan untuk melestarikan Museum Perjuangan Pers diutarakan.

“Insha Allah nanti kita mohon supaya mendapat perhatian dari pemerintah,” tambahnya.

Bagi Atal dokumen yang tersimpan di museum ini juga memiliki nilai sejarah tinggi dan tidak mudah ditemukan. Artinya, jika dokumen tersebut  rusak, maka mustahil menemukan penggantinya.

“Karena itu, kita harus pelihara dan pemerintah juga harus ikut memperhatikannya ke depan,” kata Atal S.Depari.

Sebagai langkah nyata, Atal berjanji akan mengikutsertakan museum tersebut dalam pameran pada Hari Pers Nasional di Sumut yang rencananya dilaksanakan di Medan di tahun 2023 mendatang dan dihadiri Presiden RI, Jokowi.

“Gubsu Edy Rahmayadi juga sudah merespon dan akan mempersiapkannya dalam dua tahun ke depan pelaksanaan HPN tersebut,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Drs.H.Muhammad TWH mengucapkan terima kasih atas kesediaan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S.Depari beserta isteri dan Zulkifli Gani Ottoh ke museum yang dikelolanya secara mandiri.

“Terus terang saya sangat senang dan bangga atas kunjungan Ketua Umum PWI Pusat ke Museum Perjuangan Pers,” kata Muhammad TWH yang saat itu membeberkan sejarah lahirnya museum tersebut.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya