Berita

akil Ketua MPR RI, Syarief Hasan/Repro

Politik

Syarief Hasan: Wartawan Punya Peran Penting Dalam Penyampaian Informasi Terkait PPHN

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana MPR RI untuk melakukan amandemen kelima UUD 1945 mendapat perhatian publik. Salah satu agenda amandemen yaitu untuk menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) dengan nama baru Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN).

Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan mengatakan, perhatian publik yang tidak sedikit memberikan kritik, salah satu sebabnya adalah tidak utuhnya informasi yang sampai ke masyarakat, baik dari pandangan pemerintah ataupun pandangan politik parlemen itu sendiri.

Bagi Syarief Hasan, satu pilar dalam demokrasi yakni pekerja pers atau wartawan yang menjadi jembatan atau penyambung informasi diantara pemerintah dan parlemen untuk bisa dipahami masyarakat.


"Saya menilai bahwa peran wartawan di sini sangat esensial sekali dan sangat utama," kata Syarief Hasan dalam pembukaan Press Gathering MPR RI bertema 'Haluan Negara Sebagai Kaidah Penuntun Pembangunan Nasional' di Trans Convention Center, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/10).

Dikatakan politisi senior Partai Demokrat ini, ada dua unsur utama dalam proses amandemen dan pembentukan PPHN, yakni pemerintah dan parlemen. Menurutnya, wartawan harus bisa memberikan pemahaman yang berimbang pada masyarakat untuk kemudian memberikan penilaian pada rencana tersebut.

"Terutama dalam menjembatani tentang pandangan-pandangan yang disampaikan stakeholders kepada MPR dan sekaligus kira-kira alternatif pandangan yang sudah dilakukan pendalaman oleh DPR, untuk disampaikan kembali pada masyarakat," terangnya.

Dua fungsi dan tugas itu, menurut Syarief, akan menjadi beban wartawan. Sehingga, diharapkan segala informasi yang muncul sebagai pandangan pemerintah ataupun parlemen harus disampaikan dengan utuh, supaya dipahami secara utuh oleh masyarakat.

"Manakala komunikasi itu tidak utuh ataupun sedikit biasa mengalami pembiasan, maka pesan tersebut tidak sampai secara utuh," pungkasnya.

Turut hadi dalam acara ini Wakil Ketua MPR RI mewakili Fraksi PPP Arsul Sani, anggota MPR RI Fraksi PKS Ledia Hanifah Amaliah, anggota MPR RI Fraksi PKB Yanuar Prihatin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya