Berita

Prof Babun Suharto menerima penghargaan Rekor MURI karena berhasil alih status kampusnya sebanyak 2 kali/IST

Nusantara

Awali Karir sebagai OB, Rektor UIN KHAS Prof Babun Suharto Diganjar Rekor MURI

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 20:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah perayaan hari santri nasional tahun 2021 hadir kabar menginspirasi bagi seluruh santri di seluruh pelosok nusantara.

Seorang santri yang berhasil berjuang dari bekerja sebagai honorer office boy (OB) kemudian berhasil menjadi Rektor sejak tahun 2012. Prof Babun Suharto namanya, akademisi yang saat ini menjabat Rektor UIN Kiai Achmad Siddiq (KHAS).

Capaian istimewa Prof Babun ini pun mendapat ganjaran penghargaan Rektor MURI. Ia diganjar anuegrah Rekor MURI karena menjadi satu-satunya pimpinan perguruan tinggi pertama yang berhasil menaikkan status lembaganya.


Selama menjabat sejak tahun 2015, Prof Babun memang telah mengalihkan status kampusnya dari STAIN ke IAIN lalu tahun dialihkan menjadi UIN.

"Prof. Dr. H. Babun Suharto SE MM adalah "Transformator" alih status dari STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) menjadi  menjadi IAIN (Institut Agama Islam Negeri) dan kini menjadi Universitas Islam Negeri," demikian keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (22/10).

Perjalanan Prof Babun benar-benar dapat menginspirasi banyak orang. Meski hanya menjadi office boy di kampus yang bernama STAIN ketika itu ia tak patah semangat.

Meski awalnya seorang OB, setelah menempuh pendidikan S-1, S-2 dan lanjut ke jenjang S-3, karirnya di IAIN Sunan Ampel Cabang Surabaya di Jember terus naik.

Fase karir yang ia jalani dari sekadar OB menjadi tukang ketik, lalu menjadi Subbag Umum. Kemudian beberapa tahun kemudian menjadi Ketua Penjaminan Mutu (2006-2008) dan Direktur Pascasarjana (2008-2012).

Seteleh puluhan tahun mengabdi, ia kemudian mendapat kepercayaan sebagai Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jember 4 periode berturut-turut. Jabatan itu ia emban sejak tahun 2012 hingga saat ini.

"Beliau adalah sosok Santri pejuang yang berhasil menjadi tokoh yang membawa manfaat bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia dan menjadi inspirasi bagi kita semua," pungkas keterangan tertulis kepada redaksi.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya