Berita

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

2 Tahun Jokowi-Maruf, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ingkari Janji terhadap Rakyat

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 13:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin, ada pengingkaran janji yang secara vulgar dilakukan oleh pemerintah.

Salah satunya, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Ini bentuk pengingkaran nyata atas pernyataan terdahulu Presiden Jokowi sendiri yang kala itu menyebut bisnis to bisnis tanpa ada pembiayaan APBN, tetapi dalam perjalannya kemudian terjadi pembengkakan anggaran dan harus diintervensi menggunakan APBN," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu siang (20/10).


Menurutnya, pemerintah lagi-lagi mempertontonkan pembohongan publik dan menunjukkan ketidakberpihakannya kepada rakyat kecil ketika tetap menggarap proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung menggunakan APBN. Terlebih, kondisi perekonomian sedang lesu akibat pandemi Covid-19 dan daya beli masyarakat sedang terpuruk.

"Ini berpotensi besar hanya akan mengulangi ketidakcermatan dan ketidaktepatan penggunaan anggaran dalam jumlah besar," sesalnya.

Bukan hanya kereta cepat, dijelaskan Kamhar, proyek infrastruktur seperti Bandara Kertajati yang menelan anggaran triliunan rupiah tidak berbanding lurus dengan manfaatnya terhadap perekenomian rakyat.

"Bisa dibilang hampir unfaedah," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya