Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Ist

Politik

Nyaris Sempurna, Pengamat: Sangat Logis Anies Bisa Menang di Pilpres 2024

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 09:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kemunculan relawan pendukung Anies Baswedan untuk maju di pemilihan presiden 2024 cukup beralasan.

Bagi pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, Gubernur DKI Jakarta itu menjadi salah satu kandidat kuat yang bisa memenangi Pilpres 2024.

Oleh karenanya, wajar bila ada dorongan dari masyarakat agar Anies ikut bertarung di 2024. Salah satu dorongan yang muncul berasal dari relawan mengatasnamakan Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies).


"Pilihan relawan Anies untuk mendukung Anies tentu sangat logis. Sebab, Anies salah satu capres yang sangat potensial untuk memenangkan Pilpres 2024," kata Jamiluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/10).

Potensi Anies bisa dilihat dair berbagai lembaga survei yang selalu menempatkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selalu sering tiga besar. Bahkan dalam beberapa survei Anies memperoleh elektabilitas tertinggi mengungguli Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Selain itu, keberhasilannya memimpin Jakarta dapat menjadi modal untuk memenangkan Pilpres 2024. Dari 23 janji politiknya pada umumnya sudah Anies penuhi," tuturnya.

Hal lain, kata Jamiluddin, prestasi Anies juga sangat menonjol selama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Banyak penghargaan tingkat nasional dan internasional yang diperolehnya.

"Bahkan pemimpin dari berbagai negara di dunia menghormati Anies," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya