Berita

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei LPMM: Airlangga Hartarto Jadi Tokoh Paling Diminati Generasi Z dan Y

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Nama Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang memiliki tingkat keterpilihan tertinggi di kalangan Generasi Z dan Y, yakni dengan 18,2 persen.

Angka tersebut merupakan temuan dari hasil survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM) yang dirilis pada Selasa (19/10).

Chief Executive LPMM Andrian Indra menjelaskan bahwa elektabilitas Airlangga terkorelasi dengan jawaban 2140 responden yang menyatakan sebanyak 80,8 persen dari 2140 responden yang menyatakan kebijakan, kerja kerja, dan sepak terjang yang dilakukan oleh Airlangga dalam menjalankan tugas dari presiden sangat bermanfaat dan membantu kehidupan masyarakat.


“Hanya 19,7persen menyatakan tidak bermanfaat  dan 19,2 persen tidak merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Di urutan kedua ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan tingkat elektabilitas 18,1 persen atau beda tipis dengan Airlangga.

Di satu sisi, hanya 20,6 persen responden yang menyatakan kebijakan dan sepak terjang Ganjar Pranowo bermanfaat dan berguna di saat pandemi.

Sedangkan sebanyak 79,1 persen menyatakan tidak bermanfaat dan tidak dirasakan.

“Hal ini dikarenakan kebijakan Ganjar Pranowo dan sepak terjangnya tidak bersifat nasional hanya untuk Jawa Tengah saja,” urai Andrian.

Adapun Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berada di posisi 3 dengan elektabilitas 12,10 persen.

Survei ini dilakukan pada 29 September hingga 15 Oktober 2021. Teknik penetapan sampel dilakukan adalah probability sampling dengan cara Multistage Random Sampling dengan jumlah responden 2.140 orang berusia (17 hingga 25 tahun). Responden adalah Generasi Z (lahir pada tahun 1997 – 2012) dan Generasi milenial (lahir pada tahun 1981 – 1996) yang berjumlah total 142 juta penduduk.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara melalui sambungan telepon seluler dan Whatsapp Video Call secara langsung di 34 ibukota provinsi di Indonesia.

Margin of error dalam survei ini sebesar 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Berikut hasil lengkapnya:

Airlangga Hartarto 18,2 persen
Ganjar Pranowo 18,1 persen
Prabowo Subianto12,1 persen
Gatot Nurmantyo 6,4 persen
Puan Maharani 5,7 persen
Moeldoko 4,3 persen
Tri Rismaharini 3,3 persen
Anies Baswedan 3,1 persen
Sri Mulyani 3,1 persen
Sandiaga Uno 2,2 persen
Ridwan Kamil 2,1 persen
Muhaimin Iskandar 1,1 persen
Erick Thohir 0,9 persen
Agus Harimurti Yudhoyono 0,8 persen
Tidak memilih 18,6 persen.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya