Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Martin Manurung/Net

Politik

Sambut Semangat Presiden, Komisi VI DPR: BUMN Terus Berbenah agar Lebih Baik

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 21:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejauh ini masih dalam kondisi cukup baik. Pembenahan demi pembenahan di tubuh kementerian yang dikomandoi Erick Thohir ini pun terus berjalan.

"Memang ada beberapa permasalahan lama yang masih tertinggal. Namun dalam rapat-rapat kerja di Komisi VI, kami bersama Menteri BUMN terus melakukan pembenahan," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR, Martin Manurung, Selasa (19/10).

Ia menjelaskan, Komisi VI DPR RI bersama Kementerian BUMN telah menyepakati beberapa pembenahan untuk perbaikan BUMN. Mulai dari restrukturisasi, holdingisasi, klasterisasi hingga aturan percepatan investasi.


Hal itu sesuai dengan semangat Presiden Joko Widodo dalam membuka peluang investasi.

"Semangat Pak Presiden memajukan BUMN kami sambut baik. Kita yakini itu pasti juga disambut baik oleh Pak Erick Thohir sebagai menteri," tegasnya.

Selain itu, Komisi VI juga telah menyepakati usulan perusahaan-perusahaan BUMN penerima Penyertaan Modal Negara (PMN) yang menerima penugasan dan melakukan aksi korporasi.

"Untuk aksi korporasi, kami akan dalami agar PMN tersebut dimanfaatkan secara tepat guna memberikan kontribusi lebih besar bagi negara dalam bentuk deviden, pajak, dan lain sebagainya," lanjutnya.

Namun demikian, ia memastikan tidak semua usulan disepakati. Bagi BUMN yang tidak berjalan dengan baik, DPR setuju usulan presiden untuk dibubarkan.

"Perusahaan yang hanya menjadi beban akan dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) penyehatan dan restrukturisasi BUMN. Selain itu, Komisi VI juga sudah menggarisbawahi agar PMN tidak digunakan untuk tambal sulam menutup kerugian akibat kesalahan manajemen," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya