Berita

Ketua Umum PAN yang juga Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan/Net

Politik

Prihatin Bendera Indonesia Tak Bisa Berkibar di Thomas Cup, Zulhas Desak Kemenpora Telusuri Kejadian Tes Doping Atlet

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 19:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bendera merah putih tidak berkibar dalam pertandingan perebutan Thomas Cup yang dimenangkan Indonesia. Hal ini menyusul sanksi World Anti-Doping Agency (WADA) akibat otoritas Indonesia dianggap tidak memenuhi syarat jumlah tes doping atlet.

Bendera Indonesia dilarang berkibar saat penyerahan hadiah utama Piala Thomas ke-14 kepada Indonesia yang mengalahkan China dengan skor 3-0 pada Minggu (17/10). Justru yang dikibarkan adalah bendera Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Netizen pun merundung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, atas kejadian tersebut.


Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengaku prihatin, mengingat alasan tidak dikibarkannya bendera merah putih di ajang kompetisi olahraga internasional tersebut belum ditelusuri lebih lanjut.

"Kita prihatin. Ini pelajaran serius yang mahal harganya. Harus disikapi bersama,” ujar Zulhas lewat keterangan tertulisnya, Selasa (19/10).

Wakil ketua MPR RI ini meminta masyarakat agar tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini. Namun, instrospeksi diri mengapa WADA melarang Indonesia untuk mengibarkan benderanya.

"Bukan hanya fokus pada siapa yang salah, tapi temukan apa yang salah. Malu kita disamakan dengan negara-negara yang tidak menghargai peraturan antidoping," tuturnya.

"Ini jangan sampai terulang lagi. Bendera Indonesia harus berkibar di ajang-ajang olahraga tingkat dunia. Sejalan dengan prestasi para atlet kita yang luar biasa,” cetusnya.

Wakil Ketua MPR RI ini menginginkan agar pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), serius menyelesaikan masalah ini.

Dia berharap, semua upaya perlu dilakukan kementerian/lembaga terkait, agar Indonesia tak kehilangan muka di mata dunia di saat memiliki prestasi gemilang.

"Lakukan segera yang terbaik. Fokus pada penyelesaian masalah. Ini masalah serius sekaligus wajah dunia olahraga kita," demikian Zulhas.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya