Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Febrio Kacaribu menjelaskan, realisasi UU HPP akan efektif terlihat pada tahun 2022 mendatang. Sehingga, diperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bakal rendah mulai tahun depan, yang nilainya sebesar Rp 868 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Dengan dampak HPP tadi, defisit akan bisa lebih rendah dibandingkan asumsi 4,85 persen (dari PDB)," ujar Febrio dalam webinar Bincang APBN pada Senin, (18/10).
Populer
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36