Berita

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif/Net

Politik

Viral Video Komika McDanny Hina Habib Rizieq, PA 212 Buka Peluang Lapor Polisi

SENIN, 18 OKTOBER 2021 | 10:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Persaudaraan Alumni (PA) 212 membuka peluang untuk melaporkan dugaan penghinaan terhadap Habib Rizieq Shihab yang diduga dilakukan oleh komika, McDanny.

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif mengatakan, terkait video yang viral di media sosial yang memperlihatkan adanya perkataan yang menghina Habib Rizieq, pihaknya akan terlebih dahulu membahas dengan bagian hukum sebelum membuat laporan ke Polisi.

"Saya konsul dengan bagian hukum dulu," ujar Slamet kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (18/10).


Video yang viral di media sosial hari ini memperlihatkan dua orang yang sedang diiringi oleh musik menyampaikan kata-kata yang dianggap menghina Habib Rizieq.

Dalam video berdurasi 32 detik yang tersebar di media sosial tersebut, disebutkan bahwa seorang pria yang menggunakan kemeja kotak-kotak dan memegang microphone dan mengeluarkan perkataan adalah komika McDanny.

Dengan diiringi suara musik, McDanny menyampaikan beberapa kata. Seperti, "Dan thank you banget untuk cewek-cewek yang berkerudung di sini tapi lu asik banget, kita bertemu di neraka.”

Setelah menyampaikan itu, McDanny tertawa bersama dengan seorang perempuan di sampingnya sambil menunjukkan jari tengahnya.

Bahkan, McDanny melontarkan kata-kata kasar yang ditujukan untuk Habib Rizieq.

“F**k Habib Rizieq," kata McDanny setelah tertawa.

"Anj**g kalau ada polisi gue kena nih," sambung McDanny.

Beragam komentar dari netizen pun muncul dan diiringi dengan hastag #TangkapMcDanny. Banyak netizen yang meminta pihak kepolisian untuk menangkap McDanny. Banyak juga yang menyayangkan perkataan yang disampaikan oleh McDanny tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya