Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kajian Lab 45: Dalam Satu Tahun, Pemberitaan Bernada Negatif Sedikit Lebih Banyak dari Pemberitaan Positif

SENIN, 18 OKTOBER 2021 | 02:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Selama periode Oktober 2020 hingga Oktober 2021, ada kecenderungan berita soal politik dan keamanan menyumbang pemberitaan yang cukup besar. Berbarengan dengan isu-isu ekonomi yang cenderung diwartakan dengan tone yang relatif positif.

Begitu yang disampaikan peneliti Laboratorium 45, Iis Gindarsah, dalam webinar  dengan tema "Tilik Tahun Kedua Jokowi-Maruf Amin”, Minggu (17/10).

“Kalau dua klaster pemberitaan lainnya disebutkan perempuan dan orang muda juga demikian tidak terlalu besar dengan klaster sebelumnya, tapi isu perempuan itu dia cenderung seperti pemberitaan polkam, cenderung negatif dibandingkan isu-isu yang diciptakan terkait orang muda,” jelas Iis.


Jika secara agregat, kata Iis, secara keseluruhan pemberitaan relatif berimbang antara yang mengandung sound bite dengan pemberitaan yang mengandung noise. Atau, pemberitaan positif dan negatif cenderung berimbang.

"Tapi memang secara keseluruhan pemberitaan yang mengandung noise, atau mengandung nada negatif itu cenderung lebih banyak daripada pemberitaan yang mengandung nada positif,” katanya.

Untuk hal yang positif, puncak pemberitaan yang ramai diperbincangkan masyarakat terjadi pada Oktober 2020 lantaran adanya isu Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Kalau kita lihat positifnya itu pemberitaannya ada di bulan Oktober 2020 karena ada pemberitaan soal pro kontra terkait omnibuslaw UU Cipta Kerja yang diberitakan cukup masif,” ujarnya.

"Titik spike yang tinggi itu ada di bulan Maret 2021, kalau kita lihat mengalami lonjakan tidak hanya secara umum tapi juga khusus terkait dengan bidang politik dan keamanan,” tutupnya.

Laboratorium Indonesia 2045 telah melakukan kajian terkait isu-isu yang muncul di tengah masyarakat secara multidimensional dan perkembangan global baik politik dan ekonomi yang berdampak strategis pada kemajuan Indonesia.

Lab 45 melakukan kajian secara komprehensif ini sejak 1 Oktober 2020 hingga Oktober 2021 dengan mengategorikan empat klaster. Yakni soal politik ekonomi, politik keamanan, anak muda, dan perempuan.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Hamas Sepakat Lucuti Senjata dengan Syarat

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:15

DPR Mulai RDPU Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:09

Megawati Rayakan Ultah ke-79 di Istana Batu Tulis

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:02

Iran Tuding Media Barat Rekayasa Angka Korban Protes demi Tekan Teheran

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:02

IHSG Rebound; Rupiah Menguat ke Rp16.846 per Dolar AS

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:59

Gaya Top Gun Macron di Davos Bikin Saham Produsen Kacamata iVision Melonjak

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:47

Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Akibat Cuaca Ekstrem

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:42

Ini Respons DPP Partai Ummat Pascaputusan PTUN dan PN Jaksel

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:34

Purbaya Siapkan Perombakan Besar di Ditjen Pajak demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:29

Menlu Sugiono: Board of Peace Langkah Konkret Wujudkan Perdamaian Gaza

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:17

Selengkapnya